Tampilkan postingan dengan label knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label knowledge. Tampilkan semua postingan

WEB SERVER

Sabtu, 25 September 2010

Saat ini orang mengenal dunia internet identik dengan World Wide Web (WWW) atau disebut web saja. World Wide Web adalah merupakan servis internet yang menyajikan informasi dalam bentuk grafis dan juga memberikan kemampuan hyperlinking yang membuatnya menjadi salah satu servis dengan perkembangan yang begitu pesat saat ini. Dengan web kita dapat menghubungkan suatu kata/informasi dalam web tersebut dengan informasi lain yang bisa berbentuk gambar, tulisan, film, suara dan lain sebagainya.

Yang dimaksud dengan hyperlinking adalah kemampuan web untuk menghubungkan satu informasi yang ada di satu web server dengan informasi lain yang bisa saja ada di mesin web server lain atau juga dalam mesin web server itu sendiri.

Dalam bab ini kita tidak akan membahas bahasa yang digunakan dalam pembuatan home page, tetapi kita akan lebih membicarakan segi teknisnya.

World Wide Web Server

Software server yang digunakan oleh WWW disebut juga sebagai Web server. Server ini dalam komunikasi dengan klien menggunakan protokol TCP dan selalu mendengarkan permintaan dari klien pada port 80 (default). Ketika klien meminta “halaman” tertentu dari home page, server akan mengirimkan halaman yang diinginkan ke klien.

Di bawah ini adalah beberapa contoh Web Server :

NCSA

Web Server NCSA adalah public domain Web server ditulis dalam C. Siapa saja diperbolehkan mempergunakannya tanpa lisensi dari pembuat. NCSA Server kompatibel dengan hampir semua Web browser HTTP/0.9 dan HTTP/1.0. Server ini mendukung direktory aliasing sehingga permintaan dokumen dapat dilayani dari berbagai struktur

direktori. Anda dapat membuat server untuk menjalankan fasilitas searching, form HTML dan clickable images map dan mengontrol akses.

Untuk memperolehnya sourcenya dapat diambil di :

http://hoohoo.ncsa.uiuc.edu/docs/setup/PreCompiled.html

CERN

Web Server CERN memiliki kesamaan dengan NCSA yaitu bahwa Web server tersebut adalah public domain dan ditulis dalam C. Web server ini mendukung form, clickable iamge map, script, fasilitas search (via CGI), dan juga menyediakan maping nama dokumen ke nama file.

Untuk informasi lebih jelasnya dapat dilihat di :

ftp://info.cern.ch/pub/www/bin/

URL ini akan membawa anda ke arsip FTP tempat precompiled source dari Web server CERN.

Plexus

Plexus adalah Web server yang merupakan public domain dan ditulis dalam Perl, tidak perlu lisensi untuk menggunakannya. Plexus didesain agar mudah untuk digunakan dan memiliki performansi yang baik, mendukung protokol baik HTTP/0.9 maupun HTTP/1.0

Untuk informasi dapat dilihat di

http://www.bsdi.com/server/doc/plexus.html

Sedangkan sourcenya dapat diperoleh di :

ftp://austin.bsdi.com/plexus/2.2.1/dist/Plexus-2.2.1.tar.Z

HTTP

Web browser dan server berkomunikasi menggunakan protokol HTTP (HyperText Transfer Protocol). Protokol ini menganggap permintaan dokumen (HTML) dari browser sebagai koneksi baru. Apabila ia telah memenuhi permintaan browser dan data telah ditransfer, maka hubungan dengan browser akan ditutup. Negosiasi ini juga dibantu dengan adanya MIME (Multimedia Internet Mail Extensions), yang membantu browser mengenal data yang diterimanya. Informasi ini biasanya ditaruh di header dari data, contohnya

text/html image/gif

yang dimaksud dengan keterangan di atas adalah, data yang dikirim oleh web server ada dua macam, yaitu text dalam bentuk html dan gambar dalam format gif. Browser menggunakan keterangan di atas untuk menerjemahkan dan menampilkan data yang diterimanya.

Sistem Basis Data

Senin, 08 Februari 2010






DBMS(Database Management System)
DBMS adalah perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan database. Mempunyai fasilitas membuat, mengakses, memanipulasi dan memelihara basis data.
Bahasa dalam DBMS

1. Data Definition Language (DDL) : Hasil kompilasi dari perintah DDL adalah satu set dari table yang disimpan dalam file khusus disebut data dictionary/directory. (DDL adalah bahasa yang dipakai untuk menjelaskan obyek dari basisdata seperti terlihat oleh pengguna(DBA, Programer, Pengguna Akhir). DDL dipakai untuk mendefinisikan kerangka basisdata(berorientasi pada tipe dari obyek basisdata).
Versi Ansi mencakup Create table, Create index, Alter table, drop table, drop view dan drop index)
2. Data Manipulation Language (DML) :Bahasa yang memperbolehkan pemakai untuk akses atau memanipulasi data sebagai yang telah diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang tepat.(bahasa yang dipakai untuk memanipulasi data. Misalnya untuk menambahkan data(Insert), memperoleh data(Select), mengubah data(update), dan menghapus data(Delete) obyek data dari basisdata. DML dipakai untuk operasi terhadap isi basisdata, jadi berorientasu pada occurrence basisdata.

Secara dasar ada dua tipe DML :
1. Prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana untuk mendapatkannya contoh dbase III, foxbase
2. Non prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk menspesikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana untuk mendapatkannya. Contoh SQL, QBE.

Fungsi DBMS
1. Data definition, DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data
2. Data manipulation, DBMS harus dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses data
3. Data security dan integrity, DBMS harus dapat memeriksa security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA. (security dalam konteks basisdata diartikan sebagai perlindungan basisdata terhadap pembacaan, perobahan, atau perusakan oleh orang yang tidak berwenang).

Berbagai aspek:
1. Aspek hukum, sosial, etika
2. Aspek kontrol fisik
3. Aspek kebijaksanaan
4. Aspek masalah operasinal
5. Aspek pengamanan operating sistem
6. Masalah yang berkait dengan basisdata sendiri

Otorisasi
Berbagai tingkat kewenagan access basisdata misal:
1. Tidak dibatasi pada semua relation dan semua operasi
2. Dibatasi pada beberapa bagian dari relation pada berbagai bentuk operasi
3. User boleh melihat semua/relation sebagian akan tetapi tidak boleh melakukan pembahasan
4. User boleh melihat rekord apa saja tetapi tidak boleh merobah
5. user dapat melihat rekord dan dapat merubah field tertentu

Obyek data perlu dilindungi
Ø Seluruh data daripada orang tak berwenang
Ø Satu atau lebih tabel (File)
Ø Satu atau lebih baris (Record)
Ø Satu atau lebih kolom(Field)
Integriti
Integrity dalam konteks basisdata mempunyai arti ketelitian, kebenaran dan validitas
Teliti: basisdata harus terlindungi terhadap pemuktahiran yang tidak benar yang disebabkan oleh kesalahan entry data, kesalahan operator ataupun program aplikasi, kesalahan sistem, dan lain-lain. Berkait dengan hal tersebut adalah masalah security yang berarti perlindungan basisdata terhadap operasi yang ilegal(unauthorized). Terhadap operasi legal(authorized) juga tetap harus diperhatikan integritas basisdata tersebut.

Ketentuan integritas
Komponen DBMS: Sub sistem integritas
Fungsi:
Ø Memonitor transaksi(khusunya operasi update) dan mendeteksi penyimpangan
Ø Pada keadaan yang menyimpang, melakukan aksi yang sesuai(misalnya menolak operasi, melaporkan penyimpangan atau bahkan melakukan perbaikan)
4. Data Recovery dan Concurency
Recovery
Tidak ada sesuatu yang bekerja sempurna 100% sepanjang waktu, oleh karena dalam desain selalu menyertakan berbagai cek dan kontrol untuk mengurangi kemungkinan kesalahan, dan terlebih lagi dibutuhkan pula suatu prosedur untuk pemulihan kembali basisdata dari kemungkinan kesalahan yang terjadi diluar cek dan kontrol tersebut.
Dari banyak sistem basisdata relasional hampir 10 persen dari pengkodean (program) yang ada didalam perangkat lunak sistem manajemen basisdata adalah berisi tentang prosedur recovery(pemulihan) dan merupakan bagian yang sukar. Recovery berarti pemulihan kembali basisdata pada keadaan terakhir yang diyakini benar setelah terjadi kesalahan(”Failure”). Recovery dengan demikian mempunyai implikasi penanganan suatu message.

Berbagai kemunkinan kesalahan dalam basisdata.:
1. Error program(aplikasi/OS/DBMS)
2. Error hardware(peralatan,kanal,CPU)
3. Error operator
4. Fluktuasi tegangan
5. Kebakaran diruang komputer
6. Sabotase dan sebagainya.
7. Suatu transaksi dilaksanakan satu kali
8. Proses transaksi harus terpercaya(reliable) tidak boleh hilang.

Konkurensi
Pengertian: kemampuan pengendalian sistem basisdata untuk menghindari terjadi tabrakan dua atau lebih transaksi terhadap suatu obyek basisdata yang sama.
5. Data Dictionary(kamus data) DBMS harus dapat menangani kegagalan - kegagalan pengaksesan database yang dapat disebabkan oleh sesalahan sistem, kerusakan disk, dsb. (Kamus data adalah merupakan suatu metadata(superdata) yaitu data yang mendeskripsikan data sesungguhnya. Kamus data ini akan selalu diakses dalam suatu operasi basisdata sebelum suatu file data yang sesungguhnya diakses).
Kamus data ini penting dan harus ada sebagai fasilitas didalam DBMS karena beberapa:
1. Pengguna harus dapat menemukan nama, definisi, arti, dan pemilik suatu data yang akan diproses.
2. Programmer harus dapat mengetahui nama yang benar dari suatu entiti, karakteristik penggunaannya, dan formatnya.
3. Perancang sistem dapat lebih waspada terhadap konversi penamaan, penggunaan, dan strukturnya.
4. Administrator basisdata harus dapat mengendalikan dan memonitor hak kewenangan pemakai data dan alokasi ruangan untuk data didalam peralatan storage yang ada.
6. Performance, DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi seefisien mungkin.

Komponen DBMS
1. Query Prosesor, komponen yang mengubah bentuk query kedalam instruksi kedalam database manager.(Query Prosesor: yang menerjemahkan perintah-perintah dalam query language keperintah low-level yang dapat dimengerti oleh database manager. Disamping itu, Query Processor akan mentransformasikan permintaan user ke bentuk yang lebih efisien sehingga query menjadi lebih efektif).
2. Database Manager, menerima query & menguji eksternal & konceptual untuk menentukan apakah record - record tersebut dibutuhkan untuk memenuhi permintaan kemudian database manager memanggil file manager untuk menyelesaikan permintaan
(Database Manager : yang menyediakan interface antara data low-level yang ada dibasis data dengan program aplikasi dan query yang diberikan ke sistem).
3. File manager, memanipulasi penyimpanan file dan mengatur alokasi ruang penyimpanan disk. (File Manager : yang mengelola alokasi ruang dalam disk dan struktur data yang dipakai untuk merepresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk. Sebenarnya Sistem operasi (Tempat dimana DBMS diaktifkan) juga memiliki modul File Manager. Tetapi File Manager di DBMS lebih difokuskan pada efisensi dan efektivitas penyimpanan).
4. DML Prosessor : Modul yang mengubah perintah DML yang ditempelkan kedalam program aplikasi dalam bentuk fungsi-fungsi. (DML Processor adalahmengkonversi perintah DML yang ditambahkan dalam sebuah program aplikasi ke pemanggilan prosedur ditambahkan dalam sebuah program aplikasi ke pemanggilan prosedur normal dalam bahasa induk. Precompiler ini akan berinteraksi dengan query processor).
5. DDL Compiler : merubah statement DDL menjadi kumpulan table atau file yang berisi data dictionary/ meta data. (DML Compiler adalah yang mengkonversi perintah - perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung metadata(superdata). Tabel-tabel ini kemudian disimpan dalam kamus data).
6. Dictionary Manager, mengatur akses dan memelihara data dictionary

PERBEDAAN TRADITIONAL FILE MANAGEMENT (FMS) DENGAN DATABASE MANAGEMENTSISTEM (DBMS)
TRADITIONAL FILE MANAGEMENT
1. Bersifat program oriented
2. Bersifat kaku
3. Terjadi kerangkapan data dan tidak terjaminnya keselarasan data ( data inkonsistensi)
DATABASE FILE MANAGEMENT (DBMS)
1. Bersifat data oriented
2. Bersifat luwes/fleksible
3. Kerangkapan data serta keselarasan data dapat terkontrol
Keterangan :
Program oriented ” Susunan data di dalam file , distribusi data pada peralatan strorage, dan organisasi filenya dipilih sedemikian rupa, sehingga program aplikasi dapat menggunakan secara optimal “
Data oriented ” Susunan data, organisasi file pada database dapat dirubah, begitu pula strategi aksesnya tanpa mengganggu program aplikasi yang sudah ada “.

ARSITEKTUR SISTEM DATABASE
Terbagi menjadi 3 tingkatan :
1. Internal level : ” Menerangkan struktur penyimpanan basisdata secara fisik dan organisasi file yang digunakan “. (Internal level Merupakan pandangan penyimpanan mendekati pada tingkat pandangan basisdata dalam menyimpan fisik.Disini diperlihatkan cara data disimpan dalam media penyimpanan harddisk misalanya meliputi berbagai hal seperti paging(blocking), clustering, indexing, dan lain sebagainya yang sangat berorientasi pada piranti keras komputer).
2. konseptual level ” Menerangkan secara menyeluruh dari basisdata dengan menyembunyikan penyimpanan data secara fisik “. Atau Konseptual level Merupakan pandangan masyarakat basisdata yang merupakan pandangan basisdata secara total keseluruhan.
Schema Konseptual: Level konseptual adalah merupakan representasi dari seluruh informasi basisdata secara utuh:
- Pandangan konseptual(abstrak dari data yang sesungguhnya tersimpan)
- Tidak sama dengan fisik data tersimpan dan tidak sama dengan pandangan pengguna
- Schema konsepsual biasanya terdiri atas:
Ø Definisi dari berbagai tipe rekord secara konseptual
Ø Disusun dengan menggunakan DDL konseptual
Ø Independensi data merupakan syarat utama, dalam arti
- Transparan terhadap struktur penyimpanan(storage)
- Transaparan terhadap strategi access
- Berisi hanya definisi dari data/informasi dalam basisdata
3. Ekternal level : ” Menerangkan View basisdata dari sekelompok pemakai. Ekternal level Merupakan pandangan individu masing-masing pengguna akhir(End user, manajer enterprise, operator, programmer, dan lain-lain).
Dilevel ini merupakan bentuk yang paling dekat dengan logika pandangan masing - masing pengguna terhadap data yang tersimpan dalam basisdata.
Pengguna pada level ini biasanya hanya berkepentingan pada sebagian (kecil) dari keseluruhan basisdata karena masing - masing pengguna melihat data didalam basisdata sesuai porsi aplikasi yang menjadi tanggung jawab wewenangnya saja.
Pengguna pada level eksternal biasanya hanya berkepentingan pada hanya sebagian daripada data didalam basisdata.
Contoh: Pengguna pada bagian kepegawaian berkepentingan pada occurrence dan tipe rekord Parts dan Supplier.
Schema Eksternal: berisi definisi dari rekord-rekord dalam basisdata secara eksternal dan dikerjakan dengan external DDL sesuai lingkup kebutuhan pengguna bersangkutan.
Berikut adalah skema yang menunjukkan keterhubungan antar komponen modul dalam DBMS dan juga hubungannya dengan para pemakai dan basisdatanya sendiri:
Naive Programmer casual Database administrative
User aplikasi user (DBA)



Data Independence
Merupakan salah satu kelebihan sistem database dimana DBA dapat merubah struktur storage dan strategi akses dalam pengembangan sistem database tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.
Dapat dipastikan bahwa suatu basisdata akan tumbuh sesuai dengan kebutuhan pengguna berupa tambahan atribut maupun tambahan relation yang baru. Data akan digunakan dengan berbagai cara yang baru. Data akan digunakan dengan berbagai cara yang baru. Tuple(rekord) akan ditambahkan atau dihapuskan. Data item yang baru ditambahkan atau adapula data ite
m yang dihapus karena tidak diperlukan lagi. Berbagai perubahan tersebut akan sangat sulit bila tidak ada independensi. Dengan independensi maka perobahan data atau struktur data tidak mempengaruhi program aplikasi yang sudah ada. Perlu diingat bahwa, pada situasi sekarang biaya perawatan program aplikasi mempunyai porsi yang sangat besar dibandingkan dengan biaya pengembangannya. Dengan mengurangi kegiatan perawatan aplikasi program maka biayanya dapat diturunkan.
2 Tingkat Independence
1. Physical data independence, yaitu perubahan internal shema dapat dilakukan tanpa mengganggu conceptual schema
2. Logical data independence, yaitu conceptual schema dapat dirubah tanpa mempengaruhi ekternal schema
Alasan perlunya prinsip data Independence diterapkan pada pengelolaan sistem database:
1. Database administrator dapat merubah isi, lokasi dan organisasi database tanpa menggangu program aplikasi yang ada.
2. Vendor hardware dan software pengelolaan data bisa memperkenalkan produk-produk baru tanpa mengganggu program-program aplikasi yang telah ada.
3. Untuk memudahkan perkembangan program aplikasi
4. Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA demi security dan integritas data, dengan memperlihatkan perubahn - perubahan kebutuhan user.

Resume of THE FUNDAMENTALS OF GRAPHIC DESIGN (by Gavin Ambrose & Paul Harris)

Kamis, 10 November 2005


Buku ini merupakan buku yang membahas desain grafis yang mengajarkan untuk bekerja dengan kreatifitas yang tinggi dan menggunakan prinsip ilustrasi fundamental dan cara kerja para desainer grafis sehari-hari.

Desain grafis sebagai disiplin ilmu
Desain grafis menggunakan akal,konsep,kata,dan gambar serta menampilkannya dalam bentuk cetakan/media cetak,media elektronik ataupun yang lainnya. Yang bertujuan untuk memfasilitasi dan mempermudah proses komunikasi, dan mengoptimalkan kemungkinan bahwa pesan akan diterima dan dipahami oleh target penonton. desainer mempunyai tujuan memanipulasi elemen, desain yang memiliki filosofi,keindahan, perasaan,politik,dan kealamian. Seorang desainer harus dapat memenuhi desain singkat dan melaksanakan pekerjaannya sebagai suatu perdagangan yang anakronistis dan terbatas untuk memahami perannya dalam proses produksi cetak dan digital. Desainer grafis mempunyai cara dalam prosesnya yaitu kepuasaan desain.Desain grafis merupakan sebuah kreativitas visual yang menyangkup semua aspek, baik direksi,tipografi,halaman,teknologi informasi,ataupun aspek lainnya.

Pengaruh & Elemen Kreatif
Desain grafis merupakan sebuah proses multidisiplin yang mengacu pada sumber - sumber kreatif. Sebagian melihatnya sebagai sebuah kerajinan yang merupakan perdagangan dari pencetakan tradisional & penerbitan. Aspek - aspek yang perlu diperhatikan dalam pengaruhnya disini antara lain : industri, teknologi, konsumerisme, indentitas & branding, tanggung jawab sosial, modernisme & postmodernisme, nostalgia & retorika, semiotika, dan bahasa daerah.


Pengiriman pesan
Desain grafis disajikan untuk target penonton melalui berbagai media dari cetak selebaran untuk poster dan website. untuk itu beberapa hal yang perlu diperhatikan disini antara lain : pencetakan, informasi desain,desain layar, serta lingkungan desain.

Proses desain grafis
Dalam proses desain grafis melibatkan semua langkah yang diperlukan untuk menghasilkan hasil yang optimal dan sesuai dengan keinginan, yang perlu diperhatikan dalam proses ini antara lain : singkat, artikulasi desain, inspirasi, desain sebagai pemecahan masalah, ide kreatif, humor, lapisan makna, pembangunan & eksperimentasi, arah seni, prototype, komisioning seni.


Pengadaan Pekerjaan
Dalam bidang desain grafis, seorang desainer mendapatkan komisi melalui promosi dari desain mereka itu sendiri. Dimulai dengan melakukan penelitian yang memadai. Seorang desainer harus mencari tahu sebanyak mungkin tentang sifat kliennya.

Proses produksi
Desain grafis digunakan untuk membuat & menghasilkan desain yang efektif, selain itu dapat juga dijadikan sebagai ekspresi dan saluran dari ide - ide kreatif melalui proses pencetakan atau untuk elektronik aplikasi, seperti halaman web. untuk itu hal yang diperlukan untuk memproduksi suatu desain antar lain : peralatan dasar, spesialist warna, format berkas, dan tahap akhir pencetakan.


*resume by aditia_fara*

about me

Heyy.. My name is aditia faramadhani, but my nick name is tiaa,, I was born on 17 March 1991.. Now I am an university student (Informatics Engineering)of Gunadarma University.. My family always support me for everything I do,n I have a someone who give me support n always care to me,, luv u, Now I want to get my future with all of them.. I want to make them proud of me, especially my parents.. N for my beib (gembel) thanks a lot for u, always hope forever n ever.. DREAM WHAT U WANT TO DREAM, GO WHERE U WANT TO GO, BE WHAT U WANT TO BE, U HAVE ONLY ONE LIFE AND ONE CHANCE TO DO ALL THINGS U WANT TO DO.. **Always remember to ALLAH..** I always try to reach my future with heart n mind for my happiness. I want to be a good girl which have a good manner, brain, beauty, n behaviour. Keep smile always, ;) Insya allah I want to take Master degree for my education.. Amien for all...
 

Copyright © 2009 Grunge Girl Blogger Template Designed by Ipietoon Blogger Template
Girl Vector Copyrighted to Dapino Colada